8.11.09

Menuju Impian,, eh Ujian

Nggak beberapa hari lagi, q akan menghadapi ujian blok13 tentang nutrisi dan pencernaan. Nah, idealnya, mahasiswa yang 'baik' pastinya dah belajar sejak dahulu kala alias lama sebelum ujian tiba. Sayangnya, q bukannlah mahasiswa yang 'baik'. Besok ujian, malamnya baru belajar mati-matian. Ga tau kenapa, sindrom ujian ini selalu menghinggapi diriq. Biasanya, nanti setelah ujian selesai, rasa penyesalan akan tiba. "Kenapa q nggak belajar sejak dahulu kala?", "kenapa q nggak nyicil baca n ngapalin bahan-bahan ini sejak awal kuliah dulu?", dan kenapa-kenapa lainnya. Menyesal di akhir tiada guna. ujian telah lewat dan nilai ujian pun telah keluar. STD-standar. Nilai q pun cuma biasa-biasa aja, nggak tinggi nggak pula rendah, aman. Dan siklus ini pun berulang kembali.
Rasa penyesalan setelah ujian biasanya memberi pompa semangat buat diriq sehingga di blok selanjutnya q pun bertekad akan nyicil baca dan ngapalin bahan sejak awal kuliah. Tapi apa daya, tekad pun hanya tinggal tekad, nggak terealisasi. Di awal kuliah, q pun akan sibuk dengan kemalasan-kemalasan q. Sibuk main. Sibuk nonton. Sibuk baca manga. Sibuk download mp3, film, manga, and more. Akhirnya, nggak terasa diri ini terlena dan tanpa sadar hanya tinggal beberapa hari lagi (tepatnya 3 hari lagi dihitung dari sekarang) ujian sudah menanti. Dan siklus itu pun kembali terulang. Besok ujian, malamnya ngapal. Sehabis ujian, penyesalan datang. Nilai std. Semangat lagi. Terlena lagi. Lupa lagi. Terkejut lagi. Ujian lagi. Malamnya ngapal lagi, lagi dan lagi.
Huff,, diriq... diriq... engkau tak pernah berubah. Kenapa engkau selalu terlena. Lupa. Bahwa di setiap blok, engkau pasti akan menghadapi ujian itu.
Semangat diriq!!! Masa lalu biarlah berlalu! Yang penting adalah menghadapi apa yang ada di depan mata saat ini : UJIAN!!!
Menuju impian menjadi seorang dokter sukses dunia akhirat memang tidak mudah karena ujian2 berat selau menghadang. Dan ujian terbesar adalah diri sendiri. Mari Menuju Ujian!!!

*%#$%@*&!%!!!stress berat-_-"

0 comments:

Post a Comment